Ada jutaan kata hilir mudik mampir di telingan ini,.entah itu penuh makna ataupun tdk bermakna sama sekali,.entah itu membuat segar atau justru memerahkan telinga. Tapi seburuk apapun kata2 yang terdengar, biarkan ia mampir hanya di telinga saja. Jangan izinkan ia singgah di hati.
Tak terbilang peristiwa dan adegan berlangsung di pelupuk mata ini, entah membuat kita tersenyum atau sebaliknya. Menyenangkan atau membuat mata ini seperti dilempari pasir,.perih.bermacam kejadian yang berlangsung dan seringkali tak bisa kita pilih itu memang teramat sering tak menyedapkan pandangan. Namun hentikan itu hanya di pelupuk mata saja, dan jangan biarkan dia menelusup ke dalam dada hingga memenuhi setiap inci ruang dalam hati.
Ada banyak hal yang tak berkesesuaian dengan pikiran dan harapan kita, namun sringkali tak mampu kita tolak kejadian dan peristiwanya. Tapi tahukah kita atas apa yg terjadi dengan diri ini jika terus menerus menyimpan sakit dan kecewa dalam hati? Sungguh melelahkan terus menerus menyimpan nya dalam hati. Satu2nya orang yang paling merugi setiap kali kita menanam sakit hati, iri, dengki, kecewa,. Kesal, adalah diri ini sendiri.
Ibakan hati ini dengan tak menyimpan segala penyakit itu dalam hati. Luaskan ruang dalam hati agar cukup tersedia maaf untuk segala kata dan peristiwa yang menyakitkan itu. Satu2nya orang yang paling luas hatinya dan langkahnya seringan awan adalah orang yang tak menyimpan satupun dendam dan sakit di hatinya.
Tak terbilang peristiwa dan adegan berlangsung di pelupuk mata ini, entah membuat kita tersenyum atau sebaliknya. Menyenangkan atau membuat mata ini seperti dilempari pasir,.perih.bermacam kejadian yang berlangsung dan seringkali tak bisa kita pilih itu memang teramat sering tak menyedapkan pandangan. Namun hentikan itu hanya di pelupuk mata saja, dan jangan biarkan dia menelusup ke dalam dada hingga memenuhi setiap inci ruang dalam hati.
Ada banyak hal yang tak berkesesuaian dengan pikiran dan harapan kita, namun sringkali tak mampu kita tolak kejadian dan peristiwanya. Tapi tahukah kita atas apa yg terjadi dengan diri ini jika terus menerus menyimpan sakit dan kecewa dalam hati? Sungguh melelahkan terus menerus menyimpan nya dalam hati. Satu2nya orang yang paling merugi setiap kali kita menanam sakit hati, iri, dengki, kecewa,. Kesal, adalah diri ini sendiri.
Ibakan hati ini dengan tak menyimpan segala penyakit itu dalam hati. Luaskan ruang dalam hati agar cukup tersedia maaf untuk segala kata dan peristiwa yang menyakitkan itu. Satu2nya orang yang paling luas hatinya dan langkahnya seringan awan adalah orang yang tak menyimpan satupun dendam dan sakit di hatinya.