di traffic light,.jl imam bonjol tadi pagi..
iba,.sungguh..aku sangat iba..
reflek,.semua uang di kantong celana jins ku langsung kupindahkan ke wadah hijau itu. mata itu melihatku lagi,.sedikit berbinar.mungkin dia bermaksud mengucap terima kasih. tapi tak kupedulikan rasa terima kasih itu,.tidak, aku tidak butuh.. aku hanya melihat dari kaca spion, ibu itu bergerak perlahan dan terus,.menghampiri satu persatu mobil danĀ motor yang ada di sepanjang lampu merah ini.berharap rupiah akan memenuhi wadah hijaunya,.dan berpacu dengan waktu yg akan mengubah lampu merah itu sebelum menjadi hijau.
dan benar saja,.lampu sudah berganti hijau.dan aku harus kembali meneruskan perjalanan satu jam ke ambarawa,.sebuah kota kecil tempatku mencari rupiah untuk memenuhi wadah hijauku sendiri, seperti ibu itu. ibu2 paruh baya yang tiba2 melintas di depanku dan sampai detik ini masih memenuhi pikiranku. bagaimana seharusnya aku belajar untuk lebih bersyukur dalam hidup ini,.bagaimana belajar bersabar,.dan ikhlas menjalani semua cobaan ini.
sudah setengah perjalanan,.tiba2 sebuah suzuki swift gt warna merah melintas..huum,..mobil impianku. Tapi aku kembali teringat ibu2 itu..huwf,.rasanya aku tidak ingin yg lebih lagi dlm hidup ini. aku hanya ingin bisa menjadi seperti dia.. seorang wanita tangguh,.kuat menghadapi cobaan,.nrimo,.ikhlas.,sabar,.dan belajar untuk lebih mensyukuri hidup ini.. serta bertekad untuk memperbanyak isi wadahku,.agar tidak hanya bisa memberi beberapa lembar ribuan sisa jalan2 semalam saja,.tapi mungkin bisa memberi berapa ratus ribu,.dan bahkan beberapa juta rupiah untuk memenuhi wadah2 hijau lainnya,.milik ibu2 seperti dia yang lain.
matur nuwun sanget bu,.Gusti Pangeran ingkang mbales..